BerandaDokumentasiUkuran Bracket Eliminasi
Teknis Panahan

Ukuran Bracket Eliminasi

Panduan memilih ukuran bracket yang tepat — cara kalkulasi otomatis, konsep bye, dan opsi yang tersedia berdasarkan jumlah peserta atau tim.

4 menit membaca Diperbarui Maret 2025

Apa Itu Ukuran Bracket?

Ukuran bracket menentukan berapa slot peserta yang tersedia dalam fase eliminasi. Ukuran ini sekaligus menentukan jumlah babak yang harus dilalui hingga final, serta apakah ada peserta yang mendapat bye (laga gratis) di babak pertama.

Ukuran Jumlah Babak Contoh Format
4 Slot2 babakSemifinal → Final
8 Slot3 babak8-Besar → Semifinal → Final
16 Slot4 babak16-Besar → … → Final
32 Slot5 babak32-Besar → … → Final
64 Slot6 babak64-Besar → … → Final

Aturan Pangkat Dua

Ukuran bracket selalu harus berupa pangkat dua (4, 8, 16, 32, 64, …). Aturan ini memastikan setiap babak dapat menghasilkan tepat setengah dari jumlah peserta sebelumnya, sehingga seseorang selalu keluar sebagai pemenang tanpa kasus bracket ganjil.

Ini adalah standar internasional yang digunakan oleh World Archery, WA Indoor, dan seluruh kompetisi resmi yang terdaftar di bawah Pengurus Besar Perpani.

Konsep Bye (Laga Kosong)

Ketika jumlah peserta tidak pas mengisi semua slot bracket, beberapa slot diisi dengan bye — laga kosong di mana peserta secara otomatis menang tanpa bertanding. Bye selalu diberikan kepada peserta dengan ranking kualifikasi terendah (seeding terakhir) agar peserta terbaik tidak terpengaruh.

🎯
Contoh Skenario Bye
Jika ada 11 peserta dan bracket 16 dipilih, terdapat 5 bye. Peserta seeded #12 s.d. #16 (slot yang tidak terisi) mendapat bye di babak 16-besar dan langsung masuk ke babak 8-besar.

Semakin kecil ukuran bracket yang dipilih dibandingkan jumlah peserta, sistem akan menggunakan format "Top-N" — hanya peserta dengan ranking kualifikasi tertinggi yang diikutsertakan. Misalnya, jika ada 30 peserta tetapi bracket 16 dipilih, hanya 16 peserta dengan skor tertinggi yang masuk bracket.

Kalkulasi Otomatis Archeryhub.id

Saat panitia membuka halaman pembuatan bracket, sistem secara otomatis:

  1. Menghitung jumlah peserta (atau tim) yang memenuhi syarat di kategori tersebut.
  2. Menentukan ukuran bracket maksimum — yaitu pangkat dua terkecil yang bisa menampung seluruh peserta.
  3. Menampilkan opsi ukuran dari 4 hingga maksimum, dalam kelipatan pangkat dua, untuk dipilih panitia.

Sistem juga menampilkan hint dinamis di bawah dropdown pilihan:

  • Jika ukuran ≥ jumlah peserta: "30 peserta · 2 bye" — semua peserta masuk, dengan beberapa bye.
  • Jika ukuran < jumlah peserta: "Top 16 dari 30 peserta berdasarkan ranking" — hanya ranking teratas yang masuk.

Panduan Memilih Ukuran

Pertimbangkan faktor-faktor berikut saat memilih ukuran bracket:

Pertimbangan Rekomendasi
Waktu tersedia Bracket lebih kecil = lebih sedikit babak = lebih cepat selesai
Inklusivitas Bracket maksimum memastikan semua peserta ikut eliminasi minimal 1 babak
Regulasi event Beberapa penyelenggara (Perpani, KONI) mewajibkan format tertentu per level kejuaraan
Jumlah peserta kecil Jika peserta ≤ 4, gunakan bracket 4; memaksa bracket 16 dengan 4 peserta menghasilkan terlalu banyak bye
⚠️
Ukuran Terkunci Setelah Bracket Dibuat
Setelah bracket berhasil dibuat, ukurannya tidak dapat diubah. Jika ingin mengubah ukuran, bracket harus dihapus dan dibuat ulang. Pastikan komposisi peserta sudah final sebelum membuat bracket.

Bracket untuk Kategori Tim

Untuk kategori beregu, konsep ukuran bracket bekerja dengan cara yang sama, namun hitungan peserta digantikan oleh jumlah tim:

  • Jika sudah ada tim tersinkron, jumlah tim tersebut digunakan sebagai dasar kalkulasi.
  • Jika sinkronisasi belum dijalankan, sistem menggunakan estimasi tim dari data kualifikasi yang ada.
  • Panitia disarankan menjalankan Sinkronisasi Tim terlebih dahulu sebelum membuat bracket tim agar angka yang ditampilkan akurat.